Tips

Cara Menghitung Biaya Pernikahan Sederhana

Sumber foto: Unsplash

Invitasiku.com – Setiap pasangan mendambakan resepsi atau pesta pernikahan yang sesuai dengan apa yang mereka inginkan, tetapi juga sesuai dengan keadaan finansial yang dimiliki. Pasalnya, pernikahan menjadi perayaan yang diharapkan terjadi sekali dalam seumur hidup.

Namun, banyak orang yang bahkan rela berutang untuk menggelar pesta sahnya hubungan di antara dua sejoli tersebut.

Dengan berutang, apa yang akan terjadi mungkin akan lebih rumit di mana kemudian harus membayar cicilan pernikahan dan biaya kebutuhan hidup yang terus meningkat.

Senior Manager Business Development Sequis Life Yan Ardhianto Handoyo melalui Antara mengungkapkan, jika belum yakin dengan dana yang sedang disiapkan, ada baiknya bagi setiap pasangan untuk menyiapkan rincian anggaran pernikahan yang lebih rasional.

Tidak hanya itu, ia juga menambahkan tips untuk merancang biaya pernikahan rasional yang ia maksud yaitu 40 persen biaya konsumsi, 20 persen biaya dekorasi, dan 5 persen menjadi biaya akad nikah atau pemberkatan pernikahan.

Kemudian, masing-masing 8 persen pembiayaan digunakan untuk biaya pakaian, tempat acara, dan dokumentasi, serta masing-masing 3 persen untuk biaya souvenir dan undangan. Lebih lanjut, siapkan 5 persen untuk biaya lainnya.

Tidak hanya itu, Yan juga merekomendasikan menyisihkan 10 persen dari total dana untuk biaya tak terduga. Pasalnya, banyak pesta pernikahan membutuhkan biaya tambahan sebesar 10-15 persen dari total pembiayaan.

Lantas, bagaimana bila sudah melakukan perencanaan anggaran tetapi angka menjadi sangat besar dan membuat tidak yakin?

Jika yang terjadi demikian, Yan menyarankan untuk meninjau lagi anggaran dan memotong biaya yang dapat dikoreksi.

Contohnya, ketika biaya videografi lebih besar dari perkiraan, maka calon pengantin dapat membatalkan adanya photobooth. Pengantin dapat menggantinya dengan hanya menyediakan pojok foto dengan dekorasi sederhana tetapi tetap menarik bagi tamu untuk berfoto.

Untuk menyiasatinya, calon pengantin dapat melakukan survei terlebih dahulu untuk harga kelengkapan pernikahan.

Yan mengingatkan, setelah menikah pasangan akan dihadapkan dengan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan masa depan. Jika pernikahan dibiayai dengan utang, maka sebagian usia pernikahan akan dipenuhi tuntutan tambahan untuk membayarnya.

Sumber: Tirto.id

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2020 Invitasiku.com

To Top